Kamis, 27 Oktober 2011

City Kini Bukan Lagi 'Tetangga yang Berisik'


Jakarta - Micah Richards mengaku tak percaya atas kemenangan 6-1 Manchester City atas Manchester United. Julukan noisy neighbours yang selama ini tersemat pada The Citizens disebut sang bek sudah layak dicabut.

Sir Alex Ferguson adalah orang pertama yang menyebut City dengan sebutan 'tetangga yang berisik' setelah laga derby tahun 2009. Kala itu, gol Michael Owen pada periode injury time membungkam teriakan pendukung City yang sudah bersiap merayakan hasil imbang setelah kedua tim bermain imbang 3-3 hingga waktu 90 menit.

Namun dua tahun berselang City menjelma menjadi tim yang jauh lebih kuat. Di Old Traford Minggu (23/10) beberapa jam lalu, enam gol City yang cetak oleh Mario Balotelli, Sergio Aguero, Edin Dzeko, dan juga David Silva hanya mampu di balas sebiji gol oleh tuan rumah lewat kaki Darren Flecher. City menang 6-1.

"Sejujurnya aku masih terperangah dengan hasil itu. Datang ke sini dan menang dengan skor 1-6 tak dapat dipercaya," kata Richards pada Manchester Evening News.

Atas hasil itu, Richards yang merupakan punggawa lini belakang City menyatakan timnya tak lagi pantas mendapat julukan 'tetangga yang berisik'. Menurutnya hasil itu sudah cukup membuktikan potensi 'Citizens'.

"Orang-orang memanggil kami 'tetangga berisik' tapi inilah kami. Kami memiliki anggota tim yang bagus dan kami menunjukan apa yang bisa kami lakukan."

"Datang ke Old Traford dan menang memberikan kepercayaan diri, terutama cara kami memenangi pertandingan. Kami hanya akan terus maju sekarang," tambah Richards.

Kemenangan atas Red Devils ini membuat City tetap berada di puncak klasemen sementara. Mengumpulkan 25 angka anak-anak asuhan Roberto Mancini itu unggul lima angka dari rival sekotanya yang menempati peringkat dua.

Jelang MU vs City Tekad Chicharito Senangkan Fans


Manchester - Javier "Chicharito" Hernandez menyadari Derby Manchester jadi laga yang semakin besar. Striker Manchester United ini bertekad mengalahkan Manchester City untuk menyenangkan para fans.

MU akan menjamu City di Old Trafford, Minggu (23/10/2011) malam WIB. Bukan hanya demi merebut kembali pimpinan klasemen, namun The Red Devils jelas tak ingin sekadar meraih hasil imbang karena laga ini turut mempertaruhkan gengsi.

Dalam beberapa tahun terakhir, City telah berupaya segala cara untuk menyaingi MU. Jalan The Citizens mulai terbuka lebar di musim dini di mana mereka sukses menjadi penantang serius perebutan titel juara.

"Motivasi kami memenangi pertandingan ini bukan karena ini adalah derby, tapi karena laga ini bernilai tiga poin," ucap Chicharito kepada United Review.

"Di sini di Manchester laga ini berarti segalanya untuk orang-orangnya. Untuk fans di dalam stadion ini merupakan derby terbesar di dunia."

"Sebuah kemenangan akan membawa kami kembali di atas City dan membantu kami bertarung untuk memenangi titel liga. Jelas kami tahu ini adalah laga penting untuk fans kami juga, dan kami berharap mereka bisa pulang dengan wajah bahagia," pungkas dia.

Selama memperkuat MU, Chicharito sudah pernah membobol gawang tim-tim rival seperti Liverpool dan Chelsea. Namun pemuda 23 tahun ini belum sekalipun merobek gawang City. Laga ini akan jadi kesempatan buatnya.

Cedera Punggung Nyaris Habisi Karier Higuain


Madrid - Gonzalo Higuain kembali tampil impresif bersama Real Madrid. Melihat performa apiknya saat ini, mungkin tak ada yang akan menyangka sebenarnya 'El Pipita' sempat terancam pensiun dini.

Di awal tahun, cedera hernia sempat harus memaksa Higuain menepi selama tiga bulan. Bahkan dengan cedera yang didapatnya itu, Higuain harus terbang ke Chicago, Amerika Serikat untuk naik ke meja operasi.

Berhasil pulih dari cederanya, pemain nasional Argentina berusia 23 tahun itu disebut oleh Richard Fessler, dokter yang menanganinya, sebagai orang beruntung. Sebabnya, dengan cedera yang didapatnya bisa saja membuat Higuain harus mengakhiri karirnya sebagai pesepak bola.

"Cedera seperti yang diderita Higuain dapat saja membuat seorang pemain pensiun," ungkap Fessler pada Marca.

"Faktor yang paling penting adalah kemampuannya untuk pulih, sebaik kerja dokter-dokter yang ikut membantunya," tambah Fessler.

Melihat penampilan Higuain yang mampu mencetak sembilan gol dalam semua ajang, Fessler pun tak ragu mengatakan Higuain telah hampir sepenuhnya pulih dari cederanya.

"Aku percaya dia hampir pulih sepenuhnya, mungkin dia masih sering merasakan sesuatu namun secara dia praktis telah pulih 100 persen. Dia telah mampu kembali ke performanya dan aku sangat bahagia melihatnya melakukan itu lagi," tutup profesor bedah saraf itu.

'Si Putih' Enggan Remehkan 'Kapal Selam Kuning'


Madrid - Dilihat dari posisi di klasemen, jelas Real Madrid lebih diunggulkan dalam laganya kontra Villarreal. Tapi tak berarti Los Merengues meremehkan lawannya itu karena merasa 'Kapal Selam Kuning' bisa mengejutkan.

Madrid saat ini berada di peringkat ke-3 klasemen dari delapan laga berlalu. Mereka punya 19 poin, mencetak 28 gol dan kebobolan enam gol.

Sementara Villarreal terpuruk di posisi ke-16 setelah tak mampu menang dalam lima laga terakhirnya. Mereka cuma punya tujuh poin, mencetak tujuh gol dan kebobolan 14.

Ini sudah menunjukkan jika Villarreal akan jadi lumbung gol Madrid di Santiago Bernabeu malam nanti. Pertemuan keduanya musim lalu di tempat sama adalah 4-2 untuk kemenangan Madrid.

Meski punya kondisi psikis lebih baik dan para pemain yang sedang on fire, Madrid enggan jumawa dan memilih mewaspadai Villarreal. Menurut asisten pelatih Madrid, Aitor Karanka, pasukan Jose Manuel Garrido itu punya peluang menjungkir balikkan prediksi dengan kekuatan skuadnya saat ini.

"Ketika kami melihat Villarreal, kami tidak melihat sebuah tim yang punya banyak masalah seperti sekarang. Namun lebih kepada tim yang sangat merepotkan kami musim lalu," tutur Karanka seperti dilansir Yahoosports.

"Mereka adalah tim yang lebih baik dari posisi mereka di liga saat ini," simpul Karanka.

Foto: Real Madrid vs Villarreal di Santiago Bernabeu, 9 Januari 2011 (Getty Images/Denis Doyle)

Selasa, 25 Oktober 2011

Diputuskan Bersalah, Tevez Dihukum Sebulan Gaji


Manchester - Manchester City resmi menjatuhkan hukuman bagi Carlos Tevez. Terbukti bersalah menolak diturunkan pada matchday II Liga Champion kontra Bayern Munich, Carlitos harus rela tak digaji selama sebulan.

Dengan besaran gaji yang mencapai 250 ribu poundsterling tiap pekan, Teves harus rela kehilangan penghasilan total sebesar satu juta poundsterling. Sebelum dijatuhi sanksi ini, pemain yang telah bermain bagi City sebanyak 84 kali itu, juga baru saja menjalani hukuman dibekukan dari klub dalam kurun waktu dua minggu.

Meski pelatih Citizens, Roberto Mancini sempat mengungkapkan bahwa pemain bernomor punggung 32 itu tidak akan lagi diturunkan membela klub, komisi disiplin CIty menyatakan tidak ada sanksi permanen buat mantan pemain West Ham United dan Manchester United itu.

Selain itu, Tevez juga dapat hukuman tambahan yakni denda sebesar 1,6 juta poundsterling karena terbukti melanggar beberapa poin yang terdapat dalam kontrak. Poin utama yang dilanggar oleh penyerang asal Argentina itu adalah tidak mampu memenuhi kewajiban untuk tampil membela klub.

Atas sanksi yang dijatuhkan oleh pihak klub ini, Teves memiliki waktu 14 hari untuk mempertimbangkan menerimanya atau akan melakukan banding. Jika bandingnya ditolak pada level klub, pemain yang juga pernah membela rival sekota City, Manchester United ini masih punya kesempatan banding pada tingkat komisi disiplin Liga Inggris.